Jejak Sejarah Kedirgantaraan, Museum Dirgantara Mandala TNI AU Jogja

Mungkin anda tentu sudah sangat kenal baik dengan gudeg, Keraton, dan Malioboro apabila mendengar kata Yogyakarta. Namun satu hal yang mungkin tidak semua orang ketahui tentang sejarah lain di kota Wisata ini yaitu Kota Yogyakarta juga merupakan kota kelahiran TNI Angkatan Udara (AU) RI. Yogyakarta memiliki sebuah museum yang memiliki desain interior khas Angkatan Udara yang memiliki koleksi kedirgantaraan dan benda bersejarah dari TNI AU paling lengkap di Indonesia, yaitu Museum Dirgantara Mandala. Dahulunya museum ini berada di Tanah Abang Bukit Jakarta, lalu akhirnya dipindahkan ke Yogyakarta mengingat sejarah kota ini yang begitu bermakna bagi TNI-AU RI dan diresmikan pada tanggal 29 Juli 1978.

Daerah Istimewa Yogyakarta atau tepatnya di Lanud Adisutjipto merupakan basecamp sekaligus kota kelahiran TNI AU. Berbagai kendaraan pesawat yang berperan penting dan berjasa dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia disimpan di museum ini.

Museum Dirgantara Mandala sumber ig @kumalasari.ika
Museum Dirgantara Mandala sumber ig @kumalasari.ika

Oleh sebab itu, Museum TNI AU “Museum Dirgantara Mandala” merupakan salah satu tempat yang wajib dikunjungi, jika Anda ingin mengetahui jejak sejarah kedirgantaraan nusantara dan juga perjuangan kemerdekaan Indonesia. Museum ini terletak di kompleks Pangkalan Udara TNI AU Lanud Adisutjipto Yogyakarta.

Eksplorasi Koleksi Museum Dirgantara Mandala 

Pimpinan TNI AU memindahkan Museum Pusat TNI AU ke gedung bekas pabrik gula yang ada di Wonocatur Lanud Adisutjipto yang saat masa pendudukan Jepang digunakan sebagai gudang logisitik. Pada tanggal 17 Desember 1982, Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Ashadi Tjahjadi menandatangani sebuah prasasti. Hal ini diperkuat dengan surat perintah Kepala Staf TNI AU No.Sprin/05/IV/1984 tanggal 11 April 1984 menetapkan rehabilitasi gedung ini sebagai gedung tetap Museum Pusat TNI AU “Dirgantara Mandala”.

Museum Dirgantara Mandala sumber ig @desita_azzarine
Museum Dirgantara Mandala sumber ig @desita_azzarine

Selanjutnya pada tanggal 29 Juli 1984 Kepala Staf TNI-AU Marsekal TNI Sukardi meresmikan gedung yang sudah direnovasi tersebut sebagai gedung Museum Pusat TNI-AU “Dirgantara Mandala”. Luas area di Museum Pusat TNI AU seluruhnya kurang lebih 4,2 Ha dan luas bangunan seluruhnya yaitu 8.765 M2.

Perjalanan Anda dapat dimulai dari ruang utama yang berisikan foto-foto mantan pimpinan TNI, lambang, dan motto TNI-AU RI. Meninggalkan ruang utama, anda bisa memasuki ruang kronologi I dan II yang berisikan diorama sejarah dan dokumen-dokumen semasa zaman Proklamasi Kemerdekaan, pembentukan AURI, Serangan Udara Pertama terhadap Semarang-Salatiga-Ambarawa, hingga Operasi Penumpasan sisa-sisa pemberontakan G30S/PKI.

Museum Dirgantara Mandala sumber ig @wahyugautama92
Museum Dirgantara Mandala sumber ig @wahyugautama92

Di Museum Dirgantara Mandala ini terdapat 38 koleksi pesawat, baik pesawat tempur maupun pesawat sipil. Beberapa pesawat memiliki nilai sejarah yang tinggi diantaranya replika pesawat Dakota VT-CLA merupakan perusahaan milik penerbangan India yang dulu ditembak oleh Belanda di Ngoto pada saat ingin mendarat di Maguwo, pesawat Guntei bersayap ganda bekas tentara Jepang yang dulu digunakan untuk melakukan pengeboman pertama dalam sejarah TNI AU, kemudian koleksi pesawat Mustang yang dulu digunakan untuk menggempur Permesta.

Selain mengoleksi pesawat, Museum Dirgantara Mandala juga memiliki 6 ruangan yang menyimpan koleksi yang lainnya. Di museum ini terdapat koleksi foto, lukisan, tanda kehormatan, pakaian dinas, buku, senjata api, senjata tajam, mesin pesawat, radar, bom/roket, parasut, dan masih banyak koleksi lainnya. Salah satu koleksi yang menarik yaitu diaroma Satelit Palapa dan pesawat ruang angkasa Challenger yang mengorbitkan pesawat tersebut.

Museum Dirgantara Mandala sumber ig @okta_dz.p
Museum Dirgantara Mandala sumber ig @okta_dz.p

Hal lain yang menjadi nilai tambah dari Museum TNI AU yaitu pada saat wisatawannya mengunjunginya, selain dapat mengeksplorasi beberapa koleksinya yang menarik, wisatawan juga bisa naik ke beberapa pesawat yang sudah dijinkan untuk dinaiki. Bahkan sampai meyewa pakaian pilot dan bergaya di dalam pesawatnya juga dijinkan di museum ini. Museum Dirgantara Mandala ini juga terdapat wahana simulasi menerbangkan pesawat yang dimana pengunjung dapat mencoba menggunakannya.

Lokasi dan Rute Museum Dirgantara Mandala 

Lokasi Museum Dirgantara Mandala TNI AU Yogyakarta berada di Pangkalan Udara TNI AU Lanud Adisutjipto, Jl. Kolonel Sugiono, Banguntapan, Yogyakarta, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Sangat cukup mudah dijangkau dan juga tidak terlalu jauh dari pusat Kota Yogyakarta, jalan menuju Museum TNI AU ini juga terbilang cukup mudah. Bisa cek langsung lokasi GMaps nya di sini.

Rute menuju Museum Dirgantara Mandala TNI AU cukup mudah karena akses menuju Museum TNI AU sudah bagus dan layak untuk dilewati. Meskipun lokasinya agak tersembunyi, anda bisa menemukan museum ini dengan mudah. Dari fly over Janti, pilihlah jalan menuju Ring Road Timur. Sesampainya di depan SMA Angkasa, berbeloklah ke kiri dan Anda akan menemukan museum ini.

Harga Tiket Masuk Museum Dirgantara Mandala

Untuk harga tiket masuk ke Museum Dirgantara Mandala TNI AU cukup murah dan terjangkau, yaitu wisatawan domestik maupun wisatawan asing hanya dikenakan biaya Rp. 3000 perorangnya. Sedangkan bagi pengunjung rombongan bisa mendapatkan harga tiket lebih murah yaitu dikenakan biaya Rp. 2000 perorangnya. Cukup murah dan hemat bukan ?

Sementara itu, untuk harga parkir yaitu Rp 5.000 untuk kendaraan roda dua dan Rp 20.000 untuk mobil kecil. Sedangkan harga tiket parkir untuk bus rombongan yaitu Rp. 30.000 per unitnya. Di bandingkan dengan rata-rata museum di Yogyakarta yang tutup pada hari senin, untuk Museum Dirgantara Mandala TNI AU buka setiap harinya yaitu senin – minggu mulai pukul 08.30 – 15.00 WIB.

Fasilitas di Museum Dirgantara Mandala 

Untuk fasilitas yang ada di Museum Dirgantara Mandala TNI AU Yogyakarta sudah terbilang cukup lengkap dan dapat membuat pengunjung merasa nyaman. Diantaranya terdapat taman yang teduh nan nyaman sambil menikmati landingnya pesawat udara karena jarak antara museum dengan landasan pacu bandara Adisutjipto cukuplah dekat.

Museum Dirgantara Mandala sumber ig @christkrispi
Museum Dirgantara Mandala sumber ig @christkrispi

Selain itu di dalam museum terdapat perpustakaan yang bisa di gunakan oleh pengunjung, dimana Anda dapat membaca dan mengetahui jejak sejarah kedirgantaraan nusantara. Bagi para pemburu souvenir sebagai cenderamata, disini pihak museum sudah menyediakan souvenir shop yang menjual beberapa pakaian TNI AU, miniatur pesawat dan lain sebagainya. Fasilitas pendukung lainnya seperti area parkir yang luas, toilet, Musholla dan Food court atau pusat kuliner tentu sudah disediakan disini.

Jadi kapan berencana berlibur ke Museum Dirgantara Mandala TNI AU Yogyakarta yang bisa menjadi sarana rekreasi sekaligus edukasi untuk mengetahui jejak sejarah kedirgantaraan nusantara bersama keluarga dan orang tersayang Anda. Jika berkenan, jangan lupa share tulisan ini ke berbagai sosial media Anda, sebagai bentuk support kecil untuk kemajuan wisata Yogyakarta. Matur nuwun (GoTripIna)

Leave a Comment