Pesona Gunung Tambora, Wisata Alam Yang Indah di Nusa Tenggara Barat

Gunung berapi di propinsi Nusa Tenggara Barat ada tiga yaitu gunung Rinjani di pulau Lombok, gunung Tambora di pulau Sumbawa, dan gunung Sangeang di sebelah timur laut kabupaten Bima. Dari ketiga gunung tersebut, hanya gunung Tambora yang sudah tidak aktif lagi, tercatat meletus pertama kali pada tahun 1815 M dan menjadi gunung berapi dengan letusan terdahsyat di dunia.

Gunung Tambora merupakan gunung berapi yang sudah tidak aktif dengan ketinggian 2.851 mdpl dan berlokasi di perbatasan antara kabupaten Bima dan kabupaten Dompu di pulau Sumbawa. Sumbawa, Sebuah Potensi Wisata di Nusa Tenggara Barat selain Lombok. Mendengar nama “Gunung Tambora” mungkin tidak asing lagi bagi para pencinta wisata alam apalagi bagi wisatawan yang menyukai pendakian gunung.

Foto pendaki berjilbab di gunung Tambora, sumber ig @frahadatul
Foto pendaki berjilbab di gunung Tambora, sumber ig @frahadatul

Bagi para pecinta wisata alam, tidak ada salahnya mencoba melakukan pendakian ke gunung Tambora. Nah, sebelum pergi mendaki gunung Tambora, baiknya pelajari dulu beberapa pertanyaan penting berikut ini.

Kenapa Mendaki Gunung Tambora?

Pertanyaan ini pasti terbesit dipikiran para pendaki, bagi para pendaki tentu ingin mengetahui alasan harus mendaki gunung Tambora. Agar nanti tidak sia-sia melakukan pendakian ke gunung Tambora. Adapun alasan harus mendaki gunung Tambora.

  1. Para pendaki dapat melihat Kaldera gunung api Terbesar di Indonesia atau yang biasa disebut “The greatest crater in Indonesia (kawah terbeser di Indonesia)”, memang tidak bisa dipungkiri bahwa gunung Tambora memiliki kaldera paling besar dengan diameter sekitar 7 KM dan kedalaman sekitar 1,5 KM.
  2. Para pendaki dapat melihat Bunga Edelweiss yang tumbuh di padang pasir yang membentang luas di sepanjang bibir kawah gunung Tambora.
  3. Para pendaki dapat melihat klimaks keindahan alam sekitar gunung Tambora ketika berada di puncak karena dapat melihat birunya lautan dan pemandangan pulau satonda yang berada disisi barat daya dari gunung Tambora.
  4. Para pendaki akan melewati padang savana gunung Tambora dan tentunya akan berasa seperti di Afrika
Gambar padang savana di Taman Nasional Gunung Tambora, sumber ig @visit_tambora
Gambar padang savana di Taman Nasional Gunung Tambora, sumber ig @visit_tambora

Apakah Ada Pemandu Wisata?

Bagi para pendaki tidak perlu khawatir karena pemandu wisata gunung Tambora sudah ada dan siap memandu para pendak sampai menuju ke puncak gunung Tambora. Begitupun dengan rute gunung Tambora tentu sudah tersedia. Selain itu, tidak kalah menariknya yaitu adanya jasa pembawa barang bagi para pendaki, sehingga para pendaki tidak perlu repot membawa barang yang berat, cukup membawa badan dan perlengkapan ringan lainnya.

Bagaimana Akomodasinya?

Akomodasi menuju ke gunung Tambora tentu menjadi hal penting yang diperhatikan bagi para pendaki. Berikut akan diberikan informasi tentang akomodasi menuju ke gunung Tambora khususnya bagi para pendaki dari luar pulau Sumbawa.

1. Jalur Udara lanjut Jalur Darat

Untuk jalur udara usahakan tujuan akhir di Bandar Udara Sultan Muhammad Salahudin Bima, ketika sampai di bandar udara dapat menggunakan jasa taxi yang sudah tersedia di dalam bandar udara dengan rute Bima ke cabang Banggo, kecamatan Manggalewa, kabupaten Dompu. Ketika sampai di cabang Banggo gunakan bus menuju ke Calabai atau Kore. 2 tempat tersebut menjadi penentu dari rute yang akan digunakan untuk mendaki gunung Tambora. Saat berada di Calabai atau Kore bertanyalah kepada masyarakat sekitar untuk menuju ke tempat yang menjadi rute digunakan untuk pendakian ke gunung Tambora.

Air terjun Oi Marai Tingkat 2 di Gunung Tambora, sumber ig @daffawirabuana
Air terjun Oi Marai Tingkat 2 di Gunung Tambora, sumber ig @daffawirabuana

2. Jalur Laut lanjut Jalur Darat

a. Dari pelabuhan Padang Bai Lombok Barat gunakan bus atau taxi atau ojek menuju ke Terminal Bertais kota Mataram. Dari Terminal Bertais kota Mataram gunakan bus dengan rute Mataram menuju Dompu/Bima dan berhenti di cabang Banggo, kecamatan Manggalewa, kabupaten Dompu. Ketika sampai di cabang Banggo gunakan bus menuju ke Calabai atau Kore. 2 tempat tersebut menjadi penentu dari rute yang akan digunakan untuk mendaki gunung Tambora. Saat berada di Calabai atau Kore bertanyalah kepada masyarakat sekitar untuk menuju ke tempat yang menjadi rute digunakan untuk pendakian ke gunung Tambora.

b. Dari pelabuhan Bima menuju ke Terminal Dara kota Bima. Dari Terminal Dara kota Bima gunakan bus dengan rute Bima menuju Sumbawa/Mataram dan berhenti di cabang Banggo, kecamatan Manggalewa, kabupaten Dompu. Ketika sampai di cabang Banggo gunakan ojek atau bus menuju ke Calabai atau Kore. 2 tempat tersebut menjadi penentu dari rute yang akan digunakan untuk mendaki gunung Tambora. Saat berada di Calabai atau Kore bertanyalah kepada masyarakat sekitar untuk menuju ke tempat yang menjadi rute digunakan untuk pendakian ke gunung Tambora.

Baca juga: Keindahan Pusuk Sembalun Lombok

3. Akomodasi Lain

Bagi para pendaki yang tidak terlalu mau repot karena harus gonta ganti kendaraan menuju ke gunung Tambora. Maka kami memberikan alternatif lain yaitu menyewa rental mobil saja. Anda nanti akan dijemput oleh sopir rental mobil Lombok tersebut disekitar tempat yang ada di Lombok kemudian akan diantarkan ke tujuan Calabai atau Kore yang menjadi tempat untuk jalur pendakian ke gunung Tambora.

Pendaki berkemah di Gunung Tambora, sumber ig @visit_tambora
Pendaki berkemah di Gunung Tambora, sumber ig @visit_tambora

Semoga informasi mengenai pesona gunung Tambora diatas dapat membantu para pendaki yang ingin melakukan pendakian ke gunung Tambora atau merekomendasi gunung Tambora menjadi salah satu gunung yang akan dilakukan pendakian. Jika berkenan silahkan share melalui sosial media yang ada dan salam hangat dari GoTripina.

2 thoughts on “Pesona Gunung Tambora, Wisata Alam Yang Indah di Nusa Tenggara Barat”

Leave a Comment