Museum Tsunami Aceh, Tempat Wisata Pengingat Kuasa Nya

Pernahkah Anda berkunjung ke objek Wisata Museum Tsunami di Aceh? Seperti namanya yang sudah Anda ketahui, museum ini didirikan untuk mengenang bencana tsunami yang melanda Aceh pada bulan Desember tahun 2004 silam. Akibat tsunami tersebut, sebagian besar wilayah Aceh luluh lantah dan juga hancur. Banyak sekali korban jiwa sehingga mengakibatkan trauma yang ada di benak sebagian besar penduduk Aceh.

Lebih dari 240.000 korban jiwa yang tercatat sebagai korban keganasan tsunami tersebut. Selain itu, kerugian materi juga hampir tidak dapat terhitung, butuh waktu beberapa bulan dan tahun untuk kembali memulihkan daerah yang terdampak tsunami. Pendirian museum tsunami ini tidak lain untuk mengenang kejadian tersebut. Selain itu, museum ini juga dapat digunakan sebagai lokasi penyelamatan apabila bencana yang sama kembali datang.

Sejarah Museum Tsunami Aceh 

Tempat Wisata Museum Tsunami saat ini digunakan sebagai pengingat akan sejarah mengenai Aceh yang sempat porak-poranda dikarenakan tsunami namun akhirnya dapat bangkit kembali. Fungsi lainnya adalah sebagai penyemangat para masyarakat di sekitar Aceh khususnya terdampak bencana untuk selalu bangkit dan tidak kembali terpuruh. Bagaimana pun juga, bencana tsunami yang super hebat tersebut memberikan trauma yang mendalam bagi para korbannya.

Museum Tsunami Aceh sumber ig @metrotv
Museum Tsunami Aceh sumber ig @metrotv

Kemudian, seiring berjalannya waktu, objek wisata Museum Tsunami dibuka untuk umum dan dijadikan sebagai monumen yang memiliki fungsi lain yaitu lokasi tujuan wisata. Museum ini memiliki banyak peminat dan pengunjung yang datang dari dalam negeri mau pun luar negeri. Sebagai sesama warga negara Indonesia, Anda disarankan juga untuk mengunjungi museum ini untuk berlibur sekaligus menambah wawasan dan pengetahuan Anda.

Wisata Museum Tsunami memiliki struktur dan juga arsitektur bangunan yang sangat unik. Objek wisata ini berlokasi tepat di tengah kota Banda Aceh. Dibangun dan diresmikan sekitar tahun 2009, Museum Tsunami Aceh menyedot banyak sekali pengunjung dan wisatawan. Bagaimana tidak, siapa saja orang yang mendengar atau membaca kata ‘Aceh’ sudah pasti langsung teringat pada bencana tsunami 15 tahun silam.

Baca juga: Wisata Peninggalan Kerajaan Bima

Desain klasik, unik dan juga modern menjadi daya tarik museum yang satu ini. Sang arsitek, Bapak Ridwan Kamil mendesain bangunan tersebut dengan bentuk melengkung dan tertutup relief yang berupa geometris. Bagian atas museum yang menyerupai kapal memiliki tujuan sendiri kita dibuat yaitu sebagai lokasi penyelamatan dan perlindungan apabila terjadi bencana yang sama. Saat ini, objek wisata Museum Tsunami Aceh menjadi salah satu museum terpopuler di Indonesia.

Lokasi dan Rute Museum Tsunami Aceh

Bagi Anda yang tertarik untuk berkunjung ke museum ini, jangan lupa untuk mencatat rute dan juga lokasinya. Museum Tsunami Aceh berlokasi di Jalan Sultan Iskandar Muda 3, Sukaramai, Baiturrahman, Banda Aceh. Museum dapat dikunjungi mulai dari pukul 09.00 WIB sampai dengan 17.00 WIB setiap hari terkecuali hari Jumat.

Museum Tsunami Aceh sumber ig @irwandiimages
Museum Tsunami Aceh sumber ig @irwandiimages

Karena lokasinya yang berada di pusat kota Banda Aceh, Anda dan para calon pengunjung lainnya dijamin akan dengan mudah menemukannya. Jarak antara Museum Tsunami Aceh dengan Masjid Baiturrahman tidak begitu jauh, hanya sekitar 400 meter. Dekat sekali bukan? Setelah mengunjungi museum, Anda bisa langsung mengajak keluarga atau pun sahabat Anda untuk mengunjungi juga Masjid Agung Baiturrahman Aceh.

Masjid Agung Baiturrahman Aceh merupakan salah satu masjid terkenal yang karena kekokohannya tidak hancur saat tsunami menerjang Banda Aceh. Akses jalan juga sangat mudah untuk dilalui. Letak museum yang berada di tengah kota menjadikannya mudah untuk dijangkau karena banyak berlalu lalang angkutan umum dan juga berbagai kendaraan pribadi.

Museum Tsunami Aceh sumber ig @yohanes_ptg
Museum Tsunami Aceh sumber ig @yohanes_ptg

Ditambah lagi, semua penduduk di daerah tersebut sudah pasti mengetahui di mana letak museum tersebut berada. Sehingga, ketika nanti Anda sudah sampai di kota Banda Aceh, Anda sudah tidak perlu bingung lagi mengenai keberadaan objek wisata Museum Tsunami Aceh.

Harga Tiket Masuk dan Fasilitas Museum Tsunami Aceh

Anda tidak perlu mengeluarkan biaya untuk dapat mengunjungi Museum Tsunami Aceh. Menarik sekali bukan? Anda bisa menambah wawasan di sebuah museum tanpa harus mengeluarkan biaya sepeser pun. Ditambah lagi, desain unik museum juga pasti tidak akan membuat Anda kecewa ketika mengunjunginya.

Meski pun gratis, bukan berarti Museum Tsunami Aceh tidak memiliki desain dan juga fasilitas yang bagus dan memadai. Terdapat area parkir yang luas, Musholla, toilet dan juga toko souvenir yang menjual barang-barang souvenir khas Aceh. Anda juga dapat menambah ilmu dan wawasan di Ruang Geologi dan juga Ruang Perpustakaan. Dengan begitu, Anda akan mendapatkan berbagai macam ilmu yang berkaitan dengan bencana tsunami. Anda juga akan melihat sendiri berbagai peralatan untuk melakukan simulasi yang lengkap di Museum Tsunami Aceh ini.

Tidak hanya toko souvenir, Anda juga dapat menemukan penjual makanan ringan khas Aceh. Contohnya seperti, Keukarah dan Seupet Kiet. Tidak ada salahnya bukan mengunjungi suatu daerah dan sambil mencicipi makanan khas daerah tersebut. Tidak hanya fasilitas umum, terdapat juga fasilitas khusus yang sangat dianjurkan untuk Anda seperti Ruang Renungan, Ruang The Light of God, Ruang Jembatan Harapan, Ruang Evakuasi dan lain-lain.
Terdapat satu ruangan lagi yaitu Space of Sorrow. Di dalamnya, Anda akan melihat nama-nama korban jiwa tsunami Aceh 2004 yang ditulis di dinding ruangan yang ada.

Museum Tsunami Aceh sumber ig @dewisandra
Museum Tsunami Banda Aceh sumber ig @dewisandra

Semakin tertarik untuk mengunjungi museum ini? Jadi, ayo manfaatkan liburan Anda dengan mengunjungi objek wisata Museum Tsunami Aceh bersama serta keluarga maupun sahabat terdekat dan abadikan momen liburan Anda bersama!

Semoga tulisan Museum Tsunami Aceh dari kami yang tidak seberapa ini bermanfaat. Jika berkenan, jangan lupa share tulisan ini ke berbagai sosial media Anda, sebagai bentuk support kecil untuk kemajuan wisata Indonesia. Terima Kasih (GoTripIna)

Leave a Comment